Friday 23rd August 2019

Sidang Paripurna DPRD Sulut Penutupan Masa Sidang Pertama, Laporan Reses Anggota Dewan, Alat Kelengkapan Dewan, dan LKPJ Gubernur Tahun 2018

CAHAYA MEDIA  – SULUT,  Manado – DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat paripurna dalam rangka penutupan masa sidang pertama tahun 2019, serta penyampaian laporan Alat Kelengkapan (AKD) DPRD dan pembukaan masa sidang kedua tahun 2019 dan penyampaian laporan reses pertama tahun 2019 serta penyampaian laporan pertanggungjawaban Gubernur Sulawesi Utara (LKPJ) tahun 2018 di ruang rapat paripurna DPRD Sulut, Selasa (23/04/2019).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Andrei Angouw, didampingi wakil ketua Stefanus Vreeke Runtu, Marthen Manopo dan Wenny Lumentut, dihadiri Gubernur Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw dan para pejabat SKPD.

Di awal pembukaan paripurna ketua DPRD Sulut Andrei Angouw memberikan apresiasi kepada masyarakat Sulut atas terselenggaranya Pemilihan umum dan Pemilihan Presiden dengan aman dan sukses.

“Pimpinan dan segenap anggota DPRD Sulawesi Utara berterima-kasih dan memberikan apresiasi kepada masyarakat
atas terselenggaranya Pemilu yang aman dan sukses. Marilah kita terus menjaga situasi untuk tetap kondusif sampai penetapan resmi dari KPU. Melalui momentum Pemilu ini kita ciptakan persatuan dan kesatuan di tengah-tengah masyarakat,” ujar Andrei Angouw.

Selanjutnya penyerahan laporan AKD dari perwakilan Komisi 1 sampai Komisi 4.
Sementara untuk penyerahan hasil reses diwakili perwakilan Dapil masing masing.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam laporan LKPJ mengatakan untuk setiap laporan reses yang masuk akan ditindaklanjuti.

“Saya mengapresiasi yang sudah dilaporkan para anggota dewan di masa reses, kami akan masukan nanti pada APBD 2020 nanti. Saya kira apa yang selama ini kita susun bersama APBD pemerintah provinsi mengutamakan usulan dari anggota DPRD yang mewakili masyarakat Sulawesi Utara,” jelas Dondokambey.

Dalam paparannya juga Olly Dondokambey menjabarkan kebijakan umum Pemprov Sulut.

“Kebijakan umum pemerintah dalam rangka mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah 2016-2021 maka dengan tema pembangunan untuk meningkatkam sumber daya manusia yang berkepribadian melalui percepatan pembangunan ekonomi dan infrastruktur, wawasan lingkungan untuk menuju Sulawesi Utara yang berdaya saing,” terang Dondokambey.

“Kebijakan pemerintah tahun anggaran 2018 berorientasi pada penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, pembangunan pendidikan dan kesehatan, revolusi mental dan reformasi birokrasi, infrastruktur dan pengembangan wilayah, pengembangan daya saing koperasi dan penanggulangan bencana,” ujar Dondokambey.( nixon tanos)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.