Tuesday 22nd October 2019

PT.Angkasa Pura 1 Sulut Targetkan Pertumbuhan dan Pelayanan Baik Menuju 6 juta Penumpang

CAHAYA MEDIA  – SULUT, Manado –Pertumbuhan dan perkembangan pembangunan semakin merata di berbagai sektor, termaduk Sektor Jasa Penerbangan Sulawesi Utara yang pertumbuhannya tshun 2016 sampai Tahun 2019 ini terus bergersk Naik, Bandara Sam Ratulangi Manado menutup tahun 2016 dengan catatan manis berupa jumlah pergerakan penumpang yang tertinggi sejak bandara tersebut resmi beroperasi sebagai bandara yang melayani penerbangan komersial pada Tahun 1994 silam. Data trafik mencatat bahwa selama periode Januari – Desember 2016, frekuensi pergerakan pesawat PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Manado adalah sebesar 25.494 pergerakan untuk domestik dan 868 untuk internasional. Jika dibandingkan dengan tahun 2015 pergerakan pesawat domestik mengalami kenaikan sebesar 26% atau meningkat sebesar 5.194 pergerakan pesawat. Sedangkan pergerakan pesawat internasional mengalami peningkatan sebesar 60% atau meningkat sebesar 327 pergerakan pesawat.

Pertumbuhan jumlah penumpang internasional juga merupakan yang terbesar yakni mencapai 80% atau 96.204 penumpang internasional di Tahun 2016 yang meningkat sejumlah 42.788 penumpang dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk trafik penumpang domestik juga mengalami peningkatan yaitu sebesar 22% atau meningkat sebesar 464.057 penumpang dari tahun sebelumnya dengan realisasi sebesar 2.488.662 penumpang.

Meningkatnya pergerakan pesawat dan penumpang untuk penerbangan Internasional mengantarkan Bandara Sam Ratulangi Manado sebagai Top Growth Aircraft and Passenger Movement – International Tahun 2016 diantara 13 Bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura I (Persero).

“Sungguh tahun yang membahagiakan karena semua tumbuh positif, terlebih peningkatan jumlah penumpang yang atraktif ini dihasilkan dari sinergi yang harmonis antar pemangku kepentingan. Nampaknya ini adalah buah dari kerjasama yang baik dan satu semangat untuk meningkatkan pariwisata Sulut sebagai leading sector,” ujar General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Nugroho Jati. pada beberapa tahun lalu

Tampaknya hal tersebut tidak berlebihan karena peningkatan wisman ini bermula dari dibukanya penerbangan rute Manado – Tiongkok dengan charter flight .serta lewat humasnya menjelaskan AP I Sulut Menargetkan pertumbuhan dan Pelayanan baik menuju 6 juta Penumpang kedepan tahun 2019, kata Angga humas angkasa pura 1 sulut. Dalam wawancara dgn kami pada 13 agustus 2019 di bandara samratulangi.

“Dalam menghadapi persaingan di era kompetisi global saat ini, kita harus memiliki keunggulan yang kompetitif dari berbagai aspek, serta mengutamakan harmonisasi koordinasi dan komunikasi lintas instansi. Kami sebagai pengelola bandara tentu juga berpedoman pada mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan pelanggan serta optimalisasi bisnis yang harus diimplementasikan sepenuhnya,” oleh PT. Angkasa Pura 1 Sulut  ke depan

“Momentum pertumbuhan jumlah penumpang internasional ke Sulut ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin, dengan melihat destinasi berbasis nature, potensi Sulut cukup besar, ” tukas Jati. Sebagai pintu gerbang Asia Timur kami berada pada posisi yang tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulut dengan tetap menerapkan prinsip Security, Safety, Service kepada pengguna jasa bandara yang terus bertumbuh, “Peranan penting pemerintah dan semua Stakeholder terkait, harus proaktif, konstruktif, serta menjaga sinergitas untuk merealisasikan 6 juta turis yang datang di bumi nyiur melambai ini”

menjelaskan bahwa Tahun 2017 menjadi Tahun Pelayanan bagi Bandara Sam Ratulangi Manado, dimana untuk pertama kalinya pelayanan di bandara akan dinilai secara internasional oleh Airport Council International (ACI) dengan metode survey kepada penumpang.  “Bandara Sam Ratulangi Manado akan bersaing dengan 48 negara di dunia untuk kategori bandara 2 sampai 5 juta penumpang per tahun. Ini adalah langkah besar, bagaimanapun hasilnya nanti akan menjadi modal berharga untuk AP 1 dilihat dari sudut pandang pengguna jasa,” penerbangan Kedepan, seoerti  dalam pertemuaan kami dengan GM Nugroho Jati beberapa tahun lalu  mrnjelaskan bahwa Survey ACI akan dilaksanakan setiap bulan selama setahun dengan periode pengumuman skor setiap triwulan. “Sebelumnya kami telah self assesment dan mendapatkan skor 4,07, sementara target kami adalah 4,24 dari 5 Skala Likert. Sehingga masih ada gap, namun kami memandang ini sebagai room to improvement atas pelayanan yang kami berikan,” jelas Jati.

Terkait dengan fasilitas bandara, Jati menyampaikan bahwa dengan naiknya Passenger Service Charge (PSC) maka pihaknya harus mengembalikan hal tersebut kepada penumpang melalui perbaikan layanan dan fasilitas. Kini, di Bandara Sam Ratulangi Manado telah tersedia reading corner dan rencana beautifikasi terminal. “Ini akan menjadi tahun yang menantang karena selain akan membongkar beberapa titik di terminal untuk dipercantik menjadi area komersial dan ruang tunggu, kami juga harus memastikan operasional tidak terganggu, dapat berjalan baik dan lancar,” jelasnya.

Agenda besar Tahun 2017 lainnya adalah pekerjaan perkuatan landasan atau overlay. “Sementara ini kami sampaikan bahwa untuk perpanjangan landasan belum menjadi agenda karena dengan landasan eksisting, masih mencukupi untuk kebutuhan operasional penerbangan. Yang diperlukan adalah penguatannya dan sudah tertampung dalam RKAP Tahun 2017. Mohon doa dan dukungan agar semua berjalan lancar,” ucap Jati.

Secara global, menurut Jati industri penerbangan masih akan menunjukkan pertumbuhan yang atraktif. “Market di Indonesia masih menjanjikan, terutama didukung beberapa faktor yakni pertambahan jumlah penumpang, pertumbuhan ekonomi, populasi, dan letak geografisnya. Konektivitas masih menjadi kunci, dimana kemudahan perpindahan orang dan barang merupakan komoditas untuk era serba cepat seperti saat ini. Jadi tentu saja kami optimis menyambut tahun 2017 dengan bekerja lebih keras lagi,” pungkasnya.(Nixon Tanos)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.