Friday 6th December 2019

Andrei Anggouw : Badan Kehormatan Bisa Membuat Peraturan Kode Etik Menjaga Perilaku Legislator

 

CAHAYA MEDIA – SULUT, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulut dalam Agenda  ini Membahas dan Mem Kordinasikan bentuk Kegiatan dari Badan Kehormatan DPRD  Sulut yang dilaksanakan pada Selasa 19 November 2019 .  Ketua DPRD Swulut, Andrei Angouw memberikan pernyataan keras soal perilaku Anggota DPRD.

Ia mengingatkan, Anggota DPRD tidak selayaknya bersikap seperti kepala daerah.

“Jangan DPRD rasa wali kota, bupati atau gubernur,” kata Politisi PDI Perjuangan saat membuka Rapat Kordinasi Badan Kehormatan DPRD se Sulut.

Ia bahkan memberi sebuah ibarat seperti “Jangan pramuka rasa kopasus,” kata dia.

Anggota DPRD harus tahu mana yang bisa dilakukan dan mana yang tidak bisa dilakukan.

Salah satu alat untuk membantu DPRD bisa tahu mana yang bisa dan tidak yakni kode Etik

“Kode etik ini aturan menjaga perilaku dari anggota, memperjelas tupoksi tanggung jawab DPRD,” kata Ketua DPRD Sulut.

DR Toar Palilingan, Pakar Hukum yang jadi pemateri di Rakor tersebut mengatakan, Badan Kehormatan itu wajib menghadirkan kode etik.

Itu merupakan satu cara mengangkat kreadibilitas DPRD. Membuat kode etik berarti menunjukkan komitmen menjaga lembaga yang berorientasi pada kepentingan masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Angouw berpesan agar Badan Kehormatan bisa membuat peraturan Kode Etik yang benar-benar pas untuk menjaga perilaku legislator di masing-masing Kabupaten dan Kota, sehingga tidak menimbulkan citra buruk di mata masyarakat.

“Kode etik yang disusun sebagai pedoman bertindak dan perilaku para anggota DPRD harus benar-benar sesuai dan pas. Badan Kehormatan harus bisa merumuskannya agar ke depan, seluruh tindakan para legislator terarah dan tak melenceng,” kata Angouw.Angouw mengingatkan, kode etik yang disusun harus bisa mengatur batasan dari anggota DPRD, sehingga tidak terjadi tumpang tindih Tugas Pokok dan Fungsi .

Di sisi lain Sandra Rondonuwu juga memberikan alasan alasan yang baik menyangkut Kode Etik Badan Kehormatan yang akan di susun dengan beberapa pakar hukum yang ada di daerah ini dan kami sudah menghubungi mereka untuk membahas bersama agar kode etik yang kami akan bahas baik adanya kata Sandra Rondonuwu saat di wawancara.

Di samping itu juga Pakar Hukum Toar Palilingan dalam wawancaranya mengatakan kami telah siap membuat dan menyusun kode etik bersama dengan para pakar pakar lainnya  untuk di bahas bersama anggota badan Kehormatan DPRD Sulut dan menunggu  lanka lanka selanjutnya dari Badan Kehormatan untuk di bahas bersama kata Toar Palilingan pada kami.( Nixon Tanos )

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.