Monday 10th August 2020

Cindy Wurangian Pimpin RDP Komisi 2 DPRD Sulut, Kristo Lumentut : Retribusi Terlalu Murah

CAHAYA MEDIA – SULUT, Manado, Rapat Komisi II dipimpin Ketua Komisi Priscilla Cindy Wurangian didampingi Wakil Ketua Kristo Ivan Ferno Lumentut, Sekretaris Djein Leonora Rende beserta Anggota Komisi lainnya dengan mitra kerja Dinas Kehutanan Daerah Kepala Dinas Drs. Marhaen Royke Tumiwa beserta jajaran, diruang Komisi II DPRD Sulut, Rabu (15/01/2020).

Dalam pembahasan ini salah satu Anggota Komisi II Sandra Rondonuwu membahas adanya kerusakan hutan yang semakin kritis, dalam penjelasan SK Kementrian ada beberapa kabupaten yang rawan akan bencana alam.

“Dengan adanya kerusakan hutan yang semakin kritis Sandra mengatakan terdapat beberapa kabupaten yang rawan akan bencana alam, hutan yang rawan akan bencana dan yang tidak bisa disentuh, jangan sampai terjadi lagi bencana yang luar biasa dan akan memakan korban, dengan adanya bencana kembali masyarakat akan menyalahkan alam,” kata Rondonuwu.

Menanggapi akan hal ini, Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan Daerah Drs.Marhaen Royke Tumiwa menyikapi terkait dengan lokasi yang sering terjadinya bencana.

“Terdapat lokasi bencana di beberapa titik yakni Kabupaten Minahasa tondano terutama aliran sungai di tondano, pihak Dinas Kehutanan Daerah sudah melakukam sosialisasi bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), Kabupaten Minahasa Utara desa talawaan yang ada di kuil, dan Kabupaten Minahasa Selatan desa ranoyapo, ini yang menjadi rawan bencana banjir, kami sudah melakukan sosialisasi dan ini akan di rehabilitasi lewat BPDAS,” ungkap Tumiwa

Bencana yang terjadi tidak bisa diprediksi ini merupakan kejadian alam, Komisi II berharap jika terjadi bencana agar Dinas terkait segera menindak lanjuti. Di samping itu Seperti yang di sampaikan  Kristo Lumentut  sangat menyayangkan Retribusi di berikan pemerintah untuk Tarif  yang di berikan kepada pengguna para  Tandem Paralayang terlalu merah hanya 25 ribu sekali tandem sedangkan wisatawan membayar kepada penyedia jasa kurang lebih 1 juta, jadi saya berharap pemerintah sebagai  pengelola kawasan hutan lindung Tawura harus menaikan Tarifnya  sekaligus penambahan PAD Sulut kata Kristo Lumentut karna saya juga Atlit Paralayangnya demikian.

Ketua komisi Cindy Wurangian juga menambakan jika ada pengusaha yang mau  berinvestasi atau  mengembangkan Kawasan Hutan Lindung Tawura sebagai Mitra kerja harus di Ikut serta dalam pembahasan pembahasan  tersebut kata Ketua komisi 2 Dewan  Sulut tersebut. ( Nixon Tanos )

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.